Proyek ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung agenda pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur konektivitas yang krusial bagi mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Remexio.
⌕
⌕
Suasana koordinasi di lapangan bersama para pemangku kepentingan.
Sinergi Lintas Sektor
Kegiatan koordinasi tersebut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten, Administrador Posto Remexio, Komandan Polisi Sektor Remexio, serta Kepala Desa (Chefe Suco) dari Karhilitu dan Fadabloko. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi yang kokoh dalam memastikan proyek berjalan secara transparan, tertib, dan sesuai dengan rencana pembangunan yang telah ditetapkan.
Proyek ini merupakan aset publik, sehingga kami berkomitmen untuk menyelesaikannya dengan standar kualitas terbaik, tepat waktu, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. — Alcino Menezes, Direktur Baywari Moris Foun LDA
⌕
⌕
Rapat koordinasi antara kontraktor, pemerintah, dan pemimpin komunitas lokal.
Fokus pada Profesionalisme dan Tenaga Kerja Lokal
Sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi profesionalisme, Baywari Moris Foun LDA menerapkan standar operasional yang ketat selama pengerjaan proyek, di antaranya:
-
Pemberdayaan MasyarakatPerusahaan memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal usia produktif (17–60 tahun) melalui koordinasi langsung dengan pemerintah desa guna memastikan distribusi kesempatan kerja yang adil dan merata.
-
Disiplin dan KepatuhanSeluruh pekerja diwajibkan mematuhi aturan kerja yang ketat untuk menjaga keamanan, efisiensi, dan kualitas pengerjaan di lokasi.
-
Komunikasi SolutifPerusahaan membuka ruang dialog terbuka untuk menampung aspirasi dan menangani berbagai tantangan di lapangan melalui pendekatan konstruktif demi memastikan kelancaran pengerjaan proyek.
⌕
⌕
⌕
Dokumentasi lapangan: survei lokasi dan aktivitas awal proyek pembangunan jalan Remexio.
Target dan Kualitas
Pihak Kementerian Pekerjaan Umum mengingatkan kontraktor untuk senantiasa menjaga kualitas material sesuai spesifikasi teknis yang telah disepakati. Seluruh rangkaian pengerjaan proyek ini ditargetkan selesai dalam jangka waktu maksimal 12 bulan.
Melalui proyek ini, Baywari Moris Foun LDA kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan infrastruktur di Timor-Leste. Perusahaan optimistis bahwa rampungnya pembangunan jalan ini akan memperlancar distribusi barang dan jasa, sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas publik dan pusat ekonomi wilayah.