Energi & Infrastruktur • Dili, Timor-Leste
Menerangi Pelosok, Membuka Jalan: Sinergi Baywari Moris Foun LDA untuk Timor‑Leste
Dari panggung penandatanganan kontrak nasional di Dili hingga tanah lapang di Remexio dan Viqueque — tiga babak awal yang menandai bergeraknya janji pemerataan energi dan konektivitas ke pelosok negeri.
Di balik setiap tiang listrik yang berdiri dan setiap ruas jalan yang mulai dibuka, ada satu janji yang sedang ditepati: bahwa kemerdekaan sejati baru terasa penuh ketika listrik menyala hingga ke rumah‑rumah terpencil, dan jalan menghubungkan setiap kampung dengan denyut ekonomi terdekatnya. Sepanjang Mei hingga Juni 2026, janji itu bergerak dari ruang seremoni di Dili menuju tanah lapang di Remexio dan Viqueque — digerakkan oleh Baywari Moris Foun Unipessoal LDA sebagai salah satu mitra pelaksana yang dipercaya pemerintah.
Langkah ini bermula dari Salaun Katedral, Dili, pada 12 Mei 2026 — ketika pemerintah Timor‑Leste secara resmi menggandeng 51 perusahaan domestik, termasuk Baywari Moris Foun LDA, dalam sebuah penandatanganan kontrak massal untuk proyek strategis perluasan dan pemeliharaan jaringan listrik. Seremoni ini disaksikan langsung oleh Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão bersama Menteri Pekerjaan Umum Samuel Marçal, menegaskan bahwa pemerataan akses energi kini menjadi agenda super‑prioritas nasional.
Kita merdeka agar rakyat bisa hidup lebih baik. Rakyatlah yang telah berkorban memerdekakan tanah air ini, maka kita wajib menghargai mereka dengan menyediakan fasilitas yang aman dan terjamin. Kay Rala Xanana Gusmão — Perdana Menteri Timor‑Leste
Untuk wilayah berbukit yang sulit dijangkau jaringan kabel konvensional, Kementerian Pekerjaan Umum turut merancang pendekatan yang lebih fleksibel — memadukan jaringan kabel dengan panel surya bagi masyarakat yang tinggal di lereng‑lereng gunung. Seluruh instalasi jalur baru ini ditargetkan rampung pada Desember 2026, dengan masa pengerjaan intensif di lapangan berlangsung 6 hingga 8 bulan.
Kurang dari sebulan kemudian, babak berikutnya dimulai di Remexio. Peresmian proyek pembangunan jalan di wilayah ini dihadiri jajaran pemerintah daerah, perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, aparat keamanan, hingga para kepala desa setempat — sebuah komposisi yang menunjukkan betapa proyek ini dijaga ketat secara lintas sektor, transparan, dan tertib.
Proyek ini merupakan aset publik, sehingga kami berkomitmen untuk menyelesaikannya dengan standar kualitas terbaik, tepat waktu, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Alcino Menezes — Direktur Utama, Baywari Moris Foun LDA
Selama pengerjaan, perusahaan menempatkan pemberdayaan tenaga kerja lokal usia produktif sebagai prioritas, dikoordinasikan langsung bersama pemerintah desa agar distribusi kesempatan kerja berjalan adil dan merata. Kementerian Pekerjaan Umum turut mengingatkan pentingnya menjaga kualitas material sesuai spesifikasi teknis, dengan target penyelesaian keseluruhan maksimal 12 bulan.
Empat hari berselang, giliran Postu Ossu, Munisipio Viqueque, yang menjadi lokasi survei komprehensif — mencakup analisis aksesibilitas jalan, penentuan titik logistik dan gudang sementara, hingga pemantauan topografi dan cuaca demi memastikan spesifikasi material sesuai kondisi lapangan. Di sela agenda teknis tersebut, manajemen perusahaan turut mengadakan audiensi formal dengan Chefe Suco Uaguia, memperkenalkan tim pelaksana sekaligus menyosialisasikan jadwal pengerjaan kepada pemerintah desa.
Dukungan penuh pun disampaikan oleh Chefe Suco Uaguia, yang berkomitmen menjamin keamanan seluruh rangkaian pekerjaan di wilayahnya serta memfasilitasi koordinasi aktif bersama masyarakat setempat. Bagi Alcino Menezes, sinergi semacam inilah yang menjadi fondasi utama agar pekerjaan di lapangan dapat berjalan efektif, profesional, dan penuh tanggung jawab.
Dua proyek, satu arah yang sama: menghubungkan Timor‑Leste dari pusatnya di Dili hingga ke lereng‑lereng Aileu dan dataran Viqueque — lewat kabel yang menyalakan rumah, dan jalan yang membuka jalur ke pasar, sekolah, dan layanan kesehatan. Baywari Moris Foun LDA menegaskan kesiapannya merampungkan seluruh tanggung jawab ini sesuai lini masa dan spesifikasi teknis yang ditetapkan Kementerian Pekerjaan Umum, sebagai bagian dari misi bersama menerangi dan menghubungkan pelosok negeri.
Pembaruan Terkini
Babak terbaru datang langsung dari dermaga. Pada 18 Juli 2026, unit ekskavator Zoomlion ZE215E milik Baywari Moris Foun LDA tiba dan bersandar di Pelabuhan Dili — armada utama yang akan menggerakkan pekerjaan pembukaan jalan baru penghubung antar‑suco di Remexio dan Viqueque. Alat berat ini menjadi tulang punggung untuk seluruh rangkaian pekerjaan berat di lapangan: penggalian badan jalan, pembentukan kontur, hingga pembangunan tembok penahan (retaining wall) di titik‑titik rawan longsor. Tanpa unit ini, pekerjaan jalan raya secara praktis tidak dapat bergerak maju.
Ekskavator kita sudah di pelabuhan Dili. Kendalanya, kita butuh dana untuk membayar pajak, agen, dan biaya ekspedisi supaya alat ini bisa segera diambil dan dikirim ke lokasi. Alcino Menezes — Direktur Utama, Baywari Moris Foun LDA
Kini, tahap yang tersisa bersifat administratif: pelunasan pajak, biaya agen, dan ekspedisi menjadi syarat terakhir sebelum unit ini dapat keluar dari pelabuhan dan dimobilisasi menuju lokasi proyek. Baywari Moris Foun LDA menyatakan tengah mempercepat proses ini bersama pihak terkait, agar kehadiran ekskavator di lapangan tidak tertunda lebih lama dan pekerjaan pembukaan jalan antar‑desa dapat segera dimulai sesuai target yang telah ditetapkan.